Cinta Untuk Bunda

Desember 17, 2008

sudahkan kita mencintai bunda sebagaimana bunda mencintai kita ?
pernahkah kita memberikan pengorbanan lebih dari apa yang bunda korbankan untuk kita ?
apakah kita bisa menjadi orang yang sabar seperti sabarnya bunda mengasuh dan mendidik kita ?
siapkah kita bertaruh nyawa seperti halnya bunda mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan kita ?

Bunda….
cintamu melembutkan hatiku
pengorbananmu memantapkan langkahku
kesabaranmu menguatkan tekadku
dan nyawa yang kau pertaruhkan untukku takkan pernah sia-sia

Bunda….
janjiku untukmu, akan kuwujudkan harapanmu padaku
doaku untukmu, semoga Allah menggantikan semua itu dengan nikmat yang lebih besar


Wirausaha ? Why Not ?

Oktober 21, 2008

Kalo kita jalan-jalan ke GraMed banyak kita jumpai sekarang ini buku-buku bertemakan wirausaha. Tidak kalah juga Event Organizer yang ngadain seminar kewirausahaan. Hanya sekedar trend saja ataukah jiwa entrepreneur udah mulai tumbuh berkembang di negeri ini ?

Wirausaha menjadi satu alternatif yang dilirik oleh banyak kalangan sebagai salah satu media “menambah penghasilan”. Tidak hanya kaum muda yang terjun di dalamnya, mereka yang sudah berumur pun ikut ambil bagian sebagai satu alternatif kegiatan yang menghasilkan di usia pensiun.

Untuk mulai berwirausaha modal utama adalah IDE & SEMANGAT..!! Merintis sebuah usaha memang tidaklah mudah. Banyak hal yang terkadang membuat kita berpikir berkali-kali untuk memulainya. Tidak sedikit dari kita yang tidak berani memulai karena mereka berpikir “kalau mau usaha gak ada modalnya, percuma aja..!!”. Banyak yang menyalahartikan “modal” adalah sebuah “nominal”. Padahal modal utama kita adalah ide & semangat..!! Asalkan kita punya ide & semangat untuk mengembangkan ide kita menjadi sesuatu yang menghasilkan, maka kita tidak akan pernah kekurangan modal.

Banyak sudah cerita yang kita dengar dan kita baca di media, pewirausaha yang berhasil memulai usaha mereka hanya dengan bekal ide dan semangat yang mereka punya. Kalau mereka bisa, kita juga pasti bisa..!!

Tips untuk memulai usaha :

1. Pilihlah jenis usaha yang kita enjoy menjalankannya ( lebih baik yang berhubungan dengan hobi kita ). Jangan pernah memulai usaha yang hanya mengikuti trend padahal sebenarnya kita tidak berminat.

2. Pilih lokasi usaha yang strategis. Artinya, cobalah mendekat dengan “pasar” dari produk yang kita tawarkan.

3. Buatlah suasana tempat usaha kita nyaman. Tempat yang bersih dan pelayanan yang prima menjadikan pengunjung akan terkesan dan menjadi pelanggan yang loyal. Bahkan tanpa diminta pun mereka akan dengan sendirinya menjadi marketer kita yang ikut mempromosikan usaha kita.

4. Buatlah sebuah produk yang unik. Hal ini akan menjadi rujukan bagi pelanggan, kalau mereka mau mencari produk “tertentu” hanya ada di tempat kita.

5. Tawarkan program khusus kepada pelanggan. Program ini bisa berupa diskon untuk pembelian produk tertentu ataupu diskon pada saat-saat tertentu.

6. Tawakal setelah ikhtiar.

7. Banyak berdoa, minta ridho orang tua, dan perbanyak sedekah.

Ayo semangat untuk wirausaha….!!!


Mengelola Ide

Oktober 21, 2008

Ide…. datang gak diundang, pergi gak bilang-bilang… hehehe

Barangkali itu ungkapan yang tepat untuk sebuah anugerah yang Allah berikan untuk kita berupa “ide”. Ia datang tiba-tiba tanpa diundang. Kadang-kadang munculnya juga di saat dan tempat yang “aneh” menurut kacamata kita. Yah, kadang ia muncul ketika kita lagi “relax” di “belakang”, kadang ia juga muncul ketika kita lagi asyik ngobrol dengan rekan kerja kita, atau juga saat dan tempat lainnya yang tidak kita duga.

Ide juga bisa ngilang tiba-tiba…. wuzz… kayak pendekar yang udah punya ilmu tingkat tinggi… Kadang ketika ide “segar” muncul di benak kita, kita bilang “ide ini boleh juga nih…, ntar gue jalanin ah…” tapi.. ketika kita mau ngejalanin ide yang tadi muncul, kita dah lupa… tadi idenya apa ya ? harus mulai dari mana ya ? perasaan tadi dah oke banget idenya… so… tahu kenapa ? Karena jarang diantara kita yang benar-benar mempunyai memori yang kuat untuk nyimpen ide-ide cerdas yang munculnya tiba-tiba.

Oleh karena itu sobat,… mulai dari sekarang cobalah kita pinter-pinter mengelola ide kita. Biasakan untuk menulis ide yang tiba-tiba muncul pada sebuah media, bisa apa saja.. kertas, daun, sobekan koran, ataupun sekedar disimpen dalam bentuk draft di HP kita. Nah, ntar kalo udah ada mood untuk menuangkan ide-ide tersebut, kita tinggal buka catatan dan menyusun “formula”  dan menambah “ramuan” agar ide itu bisa diaplikasikan sesuai dengan harapan kita.

Selamat mencoba…..


KOSONG

September 20, 2008

KOSONG

benarkah kosong itu tak berisi ?

benarkah kosong itu hampa ?

benarkah kosong itu tanpa makna ?

—–

isi bukan kepadatan materi

hampa bukan berarti tiada

makna akan selalu ada


Tantangan Menulis

Agustus 21, 2008

Hampir semua dari kita bisa menulis walau hanya sebuah coretan di atas tanah ataupun di dinding rumah kita sewaktu kita masih kecil. Namun tidak semua dari kita mampu mengembangkan potensi menulis yang ada dalam diri kita untuk berkarya, memberi manfaat untuk diri kita maupun orang lain.

Arswendo bilang “Mengarang Itu Gampang”. Namun tidak mudah untuk meyakinkan semua orang bahwa mengarang itu gampang. Butuh motivasi yang kuat agar kita bisa menyediakan waktu dalam 24 jam sehari dan 7 hari seminggu untuk bisa menumpahkan rasa, ide/gagasan, menuangkan apa yang ada dalam hati dan pikiran kita dalam sebuah coretan pena.

Cukuplah kiranya sebagai media belajar menulis, kita tuliskan 1-2 paragraf tulisan kita setiap hari seperti halnya kita yang terbiasa menulis sebuah diary. Menulis dengan media Blog juga menjadi salah satu alternatif yang populer saat ini untuk para penulis pemula bahkan para penulis senior. Mereka mencoba mengaktualisasikan diri dengan menuangkan sebuah ide/gagasan, ungkapan perasaan, memberikan informasi, bahkan sampai dengan menjual produk atau jasa.

Hambatan terbesar untuk sebuah kesuksesan bukan berasal dari luar, melainkan dari dalam diri kita sendiri. Ayo kita kembangkan budaya baca tulis. Motivasi diri kita untuk terus semangat menulis walau hanya sebuah coretan pena yang sederhana. Dan jadikan kita tetap bersemangat untuk membaca agar luas wawasan kita dan cerdas cara kita berpikir dan menyikapi tantangan hidup.


Arti Kemerdekaan

Agustus 16, 2008

Apa artinya merdeka kalau hanya diam tanpa perbuatan

Apa artinya merdeka kalau kaki enggan melangkah dan tangan enggan berkarya

Apa artinya merdeka kalau lebih memilih aman dalam ketertindasan

Apa artinya merdeka kalau hati dan akal tak lagi bermoral


semoga

Juli 22, 2008

semoga

purbalingga, 22 juli 2008 jam 09.00 WIB, di kantor

tangan terkadang enggan

hati terkadang dengki

kata terkadang dusta

_____

semoga tak lagi meminta

semoga tak lagi gila

semoga tak lagi semena

_____

hidup yang tak cukup

impian yang terabaikan

lisan tanpa tatanan

_____

semoga hidup lebih indah dengan sedekah

semoga hati lebih suci dengan berbagi

semoga kata lebih bermakna dengan pena


Budaya Baca Tulis

Juli 21, 2008

BUDAYA BACA TULIS

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Menciptakan (QS Al ‘Alaq : 1 ). Bacalah, dan Tuhanmu lah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran Qalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya ( QS Al ‘Alaq : 3-5).

Allah telah mengajarkan kita melalui QS Al ’Alaq akan pentingnya baca tulis. Dengan membaca akan bertambah ilmu dan wawasan kita. Dan dengan menulis maka kita menjadi salah satu perantara akan penyebaran ilmu pengetahuan dan perkembangan peradaban manusia.

Membangun motivasi baca tulis memang tidaklah mudah. Hal ini tentunya menjadi tantangan bagi pemerintah, pengajar, penulis buku, penerbit, dan pihak-pihak lain yang bergelut dengan dunia buku, untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya membaca dan menulis dalam rangka mencerdaskan bangsa.

Untuk para guru, dosen, dan pengajar lainnya, jangan pernah menyerah untuk mengajar dan memotivasi anak didik untuk bisa menikmati nikmat dan indahnya membaca dan menulis agar kelak lahir generasi baru yang cerdas dan berakhlakul karimah sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan bermartabat. Rasulullah SAW bersabda : ”Wahai Aba Dzar, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah lebih baik bagimu daripada shalat (sunnah) seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada shalat seribu raka’at.” (HR. Ibnu Majah).

Para penulis dan penerbit pun harus mulai termotivasi untuk bisa memberikan kontribusi positif dengan menulis dan menerbitkan buku-buku yang berkualitas yang dapat memberikan nilai tambah bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban bangsa.

Banyak negara yang maju ilmu pengetahuan dan peradabannya karena budaya baca tulis sudah menjadi suatu hal yang wajib bagi mereka. Padahal, mohon maaf, sebagian besar dari mereka tidak mengenal Al Quran, mereka tidak mengenal apa yang telah Allah ajarkan melalui QS Al ‘Alaq di atas.

Bangsa ini adalah bangsa yang mayoritas penduduknya muslim. Sudah menjadi hal yang sepatutnya bagi kita untuk menelaah kembali apa yang telah Allah ajarkan kepada kita melalui QS Al ‘Alaq, surah pertama yang Allah turunkan untuk kita semua. Mencoba memahami bahwa apa yang terkandung di dalamnya menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai pribadi maupun sebagai seseorang yang mempunyai posisi atau kekuasaan untuk merubah bangsa ini menjadi bangsa yang maju ilmu pengetahuan dan peradabannya dengan budaya baca tulis.